Loading

BEDHAYA KINJENG WESI

Tentang Karya

Kata Kinjeng Wesi (capung besi) muncul dalam Sabda Leluhur yang meramalkan akan adanya bandara baru di Kulon Progo.

Karya patung ini merupakan simbolisasi gerakan pesawat terbang dan visualisasi gerakan tari Bedhaya Kinjeng Wesi yang diciptakan koregrafer khusus untuk kemudian didedikasikan sebagai tarian ikon Yogyakarta International Airport (YIA).

Gerakan pada patung ini pun dapat dimaknai sebagai suatu keluwesan gerakan para bidadari yang turun ke bumi. Dengan menggabungkan beberapa unsur budaya lokal dengan budaya modern, maka karya ini memiliki nilai hibriditas. Hibriditas ini ditunjukkan sebagaimana seniman membuat bentuk baru berdasar unsur tradisi (tarian), unsur alam (kinjeng/capung) dan bahan industrial modern (besi).

Proses Berkarya

Detail Karya

Seniman

Ichwan Noor

Konsep Karya

Patung

Material

Cor Alumunium dan Stainless

Ukuran

20m x 4m x 4m

Kategori

Karya Seni